Memasarkan barang dan jasa merupakan hal yang gampang-gampang susah.
Tapi bukan merupakan hal yang mustahil bisa dilakukan oleh siapa saja dan kapan saja.
Berikut ini beberapa tahapan dalam memasarkan produk atau jasa anda:
1. Analisa pasar
A. Target pasar
1. Produk / jasa yang anda hasilkan akan dipasarkan terutama ke:
a. Sektor swasta
b. Distributor
c. Retailer
d. Pemerintah dll.
2. Kita akan menargetkan pelanggan berdasarkan:
a. Ciri produk/jasa, sebutkan...
b. Wilayah geografis tertentu, sebutkan...
c. Penjuakan, besar terget penjualan.
d. Industri, target industri, sebutkan...
e. Lainnya, sebutka...
B. Pesaing
1. Siapa saja pesaing kita
Nama:...
Alamat:...
Mulai didirikan:...
Market shere:...
Strategi mengenai harga:...
Produk atau jasa yang dihasilkan:...
Keunggulan:...
2. Bagaimana kondisi persaingan dipasar?
- Ketat/sedang/tidak ketat
3. Identifikasi variabel-variabel kekuatan dan kelemahan perusahaan kita dibanding pesaing,
Contoh: Lokasi, sumber daya yang dimiliki, reputasi, pelayanan harga, kualitas dsb.
C. Lingkungan
1. Faktor-faktor yang mempengaruhi produk atau jasa yang dihasilkan.
a. Kesan pelanggan
- Harga relatif murah
- Produk berkualitas tinggi
- Kenyamanan
- Kecepatan, kelesatan, kepraktisan dll.
b. Layanan yang disiapkan
- Pesan antar
- Belanja jarak jauh
c. Cara promosi
- Personal selling
- Pengiriman surat secara langsung
- Pameran
- Surat kabar/majalah
- yellow page
- Display diruang terbuka
- Brosur
- Internet dll.
Rabu, 24 November 2010
Tip dan Trik Pemasaran
Diposting oleh vanrita di 06.27 0 komentar
Selasa, 23 November 2010
Cara Jitu memilih Beras Berkualitas
Tidak sekedar kebutuhan biologis, mengonsumsi nasi juga dimaksudkan untuk meningkatkan daya tahan, vitalitas, dan kesehatan kita. Untuk itu, menjaga kualitas beras juga penting kita lakukan. Jika tidak, bukannya meningkatkan kesehatan, daya tahan fisik kita dapat melemah apabila kita tidak cermat dalam memilih dan memilah beras yang kita konsumsi.
Seperti apa dan bagaimana cara yang tepat untuk memilih beras berkualitas?
- Lihat warna dan aroma. Tidak selamanya putih itu sehat. Demikian juga dengan beras. Anda bahkan perlu waspada jika menemukan beras yang terlihat putih dan mengilap. Bisa-bisa ia telah tercemar klorin, sebuah zat kimia yang biasa digunakan untuk membunuh kuman. Yang perlu dicermati, beras berkualitas warnanya tidak terlalu putih, tidak licin, dan tanpa aroma (wangi).
- Teliti bentuk dan karakteristik. Untuk memastikan beras tersebut berkualitas atau tidak, lihat tampilan fisiknya. Secara umum beras tersebut berkualitas atau tidak, lihat tampilan fisiknya. Secara umum beras memiliki dua bentuk, yaitu panjang dan bulat (lonjong). Usahkan membeli beras dengan varietas yang sama atau sejenis. Teliti bentuk dan karakternya karena pedagang seringkali melakukan praktik pengoplosan dengan mencampur beras berkualitas dengan beras yang kurang bagus. Biasanya beras oplosan agak susah dibedakan karena dilakukan dengan beras yang agak mirip karakteristiknya.
- Beralih pada kemasan. Saatnya anda beralih pada beras berlabel, karena sudah terjamin kualitasnya. Jangan tergiur oleh harga yang murah, sementara kesehatan kurang diperhatikan. Kemasan berlabel ini beredar di pasaran dengan berbagai merek. Carilah merek yang sudah mendapat srtifikasi dari instansi terkait.
- Toko langganan. Jika anda telah mengetahui keaslian beras, tetapkan satu toko sebagai tempat langganan anda dalam membeli beras. Usahakan untuk tidak berpindah-pindah toko untuk mengurangi risiko manipulasi.
- Tahu harga. Sebaiknya anda tahu variasi beras yang akan dibeli sebagai pedoman untuk menilai apakah varietas beras tersebut masih asli atau tidak. Jika anda menemukan harga beras tersebut berbeda dengan harga yang biasa dibeli, anda patut curiga.
Diposting oleh vanrita di 23.47 0 komentar
Langganan:
Komentar (Atom)
